Monday, October 29, 2018

Dia yang di Seberang Peron

Pukul delapan malam
kududuk di peron tiga arah tanah abang
Lama sekali kereta tak datang jua

Bosan kurasakan
Gawaiku mati

Bodoh
Kutak bawa powerbank

Kupandangi manusia di seberang sana
Seperti ada yang ganjil

Ntah apa...

Masih terus kupandangi
Sampai akhirnya kereta di peron seberang datang
Mata tak lepas dari pandangan itu

Dan kusadari
Dia yang di seberang sana hilang
Siapakah dia?
Sampai kupikirkan hingga sekarang..

No comments:

Post a Comment

Bagaimana

Kalau aku berlebihan berharap bagaimana? kalau aku tidak sama sekali berharap bagaimana? apakah sesuatu yang aku harapkan akan terwujud? ...