Pukul delapan malam
kududuk di peron tiga arah tanah abang
Lama sekali kereta tak datang jua
Bosan kurasakan
Gawaiku mati
Bodoh
Kutak bawa powerbank
Kupandangi manusia di seberang sana
Seperti ada yang ganjil
Ntah apa...
Masih terus kupandangi
Sampai akhirnya kereta di peron seberang datang
Mata tak lepas dari pandangan itu
Dan kusadari
Dia yang di seberang sana hilang
Siapakah dia?
Sampai kupikirkan hingga sekarang..
No comments:
Post a Comment