Setiap
orang memiliki perjalanan hidupnya masing-masing. Perjalanan hidup tidak selalu
mulus, kadang untuk mencapai kebahagiaan kita harus melewati banyak lika-liku. Semasa
duduk di bangku SMP ia merasa kesulitan dalam belajar. Ia membutuhkan usaha
yang lebih untuk dapat setara dengan teman-temannya. Memiliki teman yang lebih
darinya membuat ia tidak percaya diri. Ia sempat tidak menjadi diri sendiri.
“Saya
merasa tidak nyaman bersekolah di sini, selain sekolah saya bertaraf
internasional saya juga tidak bisa menjadi diri saya sendiri,” ujar Bunga.
Sebelumnya,
Bunga bersekolah di SMPN 2 Depok lulus tahun 2012. Meski dirinya tidak nyaman,
ia tetap menjalani tugasnya sebagai seorang siswi. Ketika pengumuman kelulusan,
ia mendapat nilai yang buruk beda dengan teman-temannya. Akhirnya pada saat
itu, ia memutuskan untuk memilh sekolah yang umum dan tidak lagi bertaraf
internasional. Bunga memilih SMAN 9 Depok pada tahun 2012 tersebut. Menurutnya
pada saat di SMA, ia merasa menjadi diri sendiri. ia diakui sebagiai siswi yang
unggul pada saat itu. Ia merasa semuanya baik-baik saja selama duduk di bangku
SMA.
Semua
keadaan berubah. Hal yang membuat Bunga bimbang datang lagi pada saat
menentukan dimana ia akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Awalnya, ia
mengikuti berbagai macam test untuk ke perguruan tinggi. Ditahun 2015 ia lulus
test dan dapat di jurusan hukum Universitas Veteran Jakarta, namun ia merasa
jurusan itu tidak tepat untuknya. Karena, pada saat itu Universitas Veteran
Jakarta baru berubah menjadi PTN, sehingga belum mendapatkan akreditasi. Jurusan
hukum diabaikan, ia akhirnya memutuskan untuk menunda setahun dan mengikuti
bimbingan belajar di Nurul Fikri dan les bahasa Inggris di LBPP LIA.
Memasuki
tahun 2016, Bunga mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri lagi.
Ia lulus lagi di Jurusan Kesejahteraan Sosial Universitas Islam Negeri. Namun,
orang tua Bunga menentang dengan alasan prospek kerjanya tidak jelas.
Ditinggalkannya lagi, ia tidak menyerah begitu saja. Bunga mengikuti seleksi
program DIII IPB jurusan komunikasi. Lagi-lagi ia diterima, namun kali ini ia
telat untuk melakukan registrasi.
Ketika
Politeknik Negeri Jakarta membuka UMPN gelombang 2, Bunga mengikuti testnya.
Bunga dinyatakan mahasiswa cadangan di jurusan Akuntansi Keuangan. Pada saat
pengumuman tiba, Bunga dinyatakan tidak lulus.
Orangtuanya
menyarankan untuk mendaftar ke Universitas Multimedia Nusantara atau Gunadarma.
Bunga tetap ingin kuliah di perguruan tinggi negeri. Disaat kebingungan
melanda, mukjizat datang untuk Bunga. Tiba-tiba ibunya ditelepon oleh pihak PNJ
dan ditawarkan untuk masuk ke Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan prodi
Penerbitan Pondok Cabe.
Akhirnya
ia menerima tawaran yang telah diberikan. Ia tidak pernah menyangka apa yang
sudah terjadi di dalam hidupnya. Ia merasa bersyukur atas apa yang sudah
terjadi di hidupnya.
columbia titanium - TITanium-arts.com
ReplyDeleteCOLUMBII TINIC. Color: White. Material: titanium strength Steel. Color: Black. Color: Black. Type: Chip. Color: titanium wire Black. 사이트 추천 Manufacturer: titanium wedding ring U.S.A. Price: $10.00. titanium cerakote